Analysis

Memastikan Anggaran yang Transparan

Kamis, 05 Maret 2015

DI negeri yang demokratis dan baradab, transparansi dan akuntabilitas anggaran negara merupakan roh yang mesti dijunjung tinggi. Tanpa prinsip-prinsip tersebut, perwujudan tata kelola pemerintahan yang baik atau good governance akan berhenti sekadar di tataran mimpi. Karena itu, upaya Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok yang ingin menerapkan sistem e-budgeting dalam APBD Jakarta Tahun anggaran 2015 mestinya didukung penuh semua kalangan. Itu karena sistem e-budgeting akan memberikan garansi bagi tegak teguhnya prinsip transparansi dan akuntabilitas anggaran daerah.

Sayangnya, alih-alih menyokong penerapan e-budgeting dalam APBD 2015 Jakarta, DPRD DKI malah 'mengganjar' Ahok dengan hak angket. Kecuali Fraksi…

Trend Besar Membegal Uang Rakyat

Rabu, 04 Maret 2015


Ketika pemberantasan korupsi melempem


Membegal anggaran belanja pemerintah pusat dan daerah memang bukan barang baru, tapi tampaknya bakal  makin ngetrend.  Ini karena para pembegal tak takut lagi pada KPK, dan punya beking baru bernama praperadilan.


Proyek mobil nasional antara Proton (Malaysia) dengan PT Adiperkasa Citra Lestari (ACL), kini sudah berjalan. Selain memberikan suntikan dana secara langsung, pemerintah juga sudah memerintahkan bank-bank…

Jokowi Diambang Runtuh

Rabu, 04 Maret 2015

Empat bulan pertama menjalani masa kepemimpinannya, Jokowi lebih mengesankan sebagai presiden yang gamang menghadapi kegaduhan politik. Alih-alih tampil sebagai pemimpin bangsa yang berkomitmen pada kepentingan rakyat, ia justeru membuat rakyat kecewa dengan berbagai keputusannya, termasuk kasus Polri versus KPK.


Ketidakmampuan Jokowi dalam menghentikan kriminalisasi pimpinan KPK bahkan meninggalkan api dalam sekam yang siap membara sewaktu-waktu. Ini semua memberi isyarat betapa rapuhnya kekuasaan Jokowi. Mampukah Jokowi bertahan hingga akhir masa jabatannya?


Masih kuat membekas di benak rakyat saat Jokowi mencanangkan Revolusi Mental dalam kampanye selama Pilpres 2014. Slogan Trisakti yang pernah digagas oleh Bung Karno…

Dua Cara KPK Lanjutkan Kasus BG

Senin, 02 Maret 2015

"Bila kasus Komjen BG diserahkan ke Polisi atau jaksa, hal tersebut bertentangan dengan perjuangan KPK dan mengecewakan publik."


 


Presiden Joko Widodo akhirnya mengambil keputusan untuk menyelesaikan kisruh antara Komisi Pemberantasan Korupsi-Kepolisian RI. Sebuah keputusan jalan tengah, yakni tidak melantik Komjen Budi Gunawan sebagai Kepala Polri, dan mengajukan Komjen Badrodin Haiti sebagai penggantinya.Terhadap KPK, Jokowi akhirnya memberhentikan sementara dua orang pimpinan yang sedang berstatus tersangka, yaitu BW dan AS, serta menunjuk pelaksana tugas pimpinan KPK, yang terdiri atas Taufiequrachman Ruki, Johan Budi, dan Indriyanto Seno Adji.Hubungan KPK dengan Polri pun memasuki babak baru. Di…

Kolektif Kolegial Pimpinan KPK Dalam Pelaksanaan Kewenangan

Senin, 02 Maret 2015


Tidak masuk akal sebenarnya, jika pelaksanaan tugas dan wewenang KPK di dalam upaya pemberantasan tindak pidana korupsi sebagai tindak pidana luar biasa kemudian didesain secara ceroboh.


I. Alasan Pendirian, Tugas dan Wewenang Khusus KPK

Komisi Pemberantasan Korupsi("KPK") berdasarkan Pasal 2 UU Nomor 30 Tahun 2002 tentang Komisi Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi ("UU KPK"), adalah Instansi Penegak Hukum independen dalam tugas dan wewenang khususnya melakukan pemberantasan tindak pidana korupsi. Sebagaimana disebutkan dalam Konsideran Menimbang dari UU KPK, alasan-alasan dari didirikannya KPK adalah:


  • Pemberantasan tindak pidana…

Perubahan Geopolitik Asia dan Implikasinya Bagi Indonesia

Rabu, 25 Juni 2014


I.    Pendahuluan



Konstelasi geopolitik dewasa ini semakin berubah arah. Pendulum perubahan mulai mengarah ke kawasan timur dunia. Eropa dan Amerika Serikat yang dulu menjadi kiblat ekonomi dunia, mulai memudar reputasinya. Asia mulai menggeliat pertumbuhannya, seiring melemahnya ekonomi Eropa dan Amerika. Negara-negara besar kini mulai mengincar pengaruh di Asia, wilayah yang sedang bertumbuh ranum.
Namun, bergesernya fokus pengaruh tersebut juga berpotensi menciptakan gelombang perang dingin baru. Mengingat, calon super power baru dunia yaitu Cina, sudah berancang-ancang untuk menancapkan pengaruhnya di kawasan ini. Hal ini terlihat dari peningkatan postur militernya.

Target…

Rupiah vs paket kebijakan

Jumat, 30 Agustus 2013

Nilai tukar rupiah terhadap dolar dalam dua minggu ini mengalami penurunan signifikan hingga sempat menembus Rp11.000 per USD1. Sejak awal tahun, rupiah sudah kehilangan nilai tukar hingga lebih dari 10%.

Juga terjadi arus keluar dana investor asing yang keluar dari Bursa Efek Indonesia senilai Rp7,8 triliun. Banyak pengusaha dan media menyikapi fenomena ini secara intens dengan kekhawatiran terjadinya krisis moneter seperti tahun 1998, di mana nilai rupiah sempat menyentuh 17.000 dan capital outflow secara masif yang mengakibatkan krisis ekonomi berkepanjangan. Presiden…

Penelusuran Kekuatan Buruh di Indonesia

Jumat, 30 Agustus 2013


Dalam kehidupan politik, buruh memang tidak dominan, tapi bukan berarti mereka tidak punya kekuatan.



SAAT REZIM  otoriter Orde Baru runtuh (1998), banyak orang menduga bahwa buruh yang terorganisir sedang berada pada posisi yang diuntungkan. Secara berturut-turut, pemerintahan  pasca-Soeharto mengubah hukum perburuhan yang bertujuan untuk memperluas  hak-hak buruh, mempermudah pembentukan serikat, serta memperbesar ruang kebebasan berbicara dan berkumpul. Pada saat yang bersamaan, proses demokratisasi dan reorganisasi institusi negara juga terus dilakukan dengan memperluas partisipasi buruh di dalamnya.



Indonesia dan gagalnya ekonomi keroyokan

Jumat, 30 Agustus 2013

Dunia terus bergulat mencari jalan bagi penanganan krisis keuangan dan ekonomi global yang kini terus berlanjut.

Analisis paling objektif yang dapat diterima adalah masalah krisis keuangan dan ekonomi merupakan refleksi kegagalan “the inclusive multilateralism”, istilah keren dari ekonomi keroyokan negara-negara kapitalis besar. Kesimpulan ini pernah disampaikan Mr Jomo Kwane Sundaran, asisten sekjen PBB untuk pembangunan ekonomi, dalam forum terbuka di Markas PBB di Wina, Austria pada 2009.

Multilateralisme Ekonomi

Keraguan masyarakat dunia terhadap langkah-langkah terkini yang diambil banyak kelompok negara, baik yang tergabung dalam G-8 maupun G-20, merupakan kritik terhadap kegagalan…

Wajah Perekonomian Indonesia Saat Ini

Jumat, 30 Agustus 2013

Jumat, tanggal 23 Agustus 2013, Pemerintah melalui Presiden dan Kementerian terkait mengumumkan paket kebijakan penyelamatan ekonomi, termasuk didalamnya kebijakan moneter dari Bank Indonesia (BI) sebagai otoritas moneter, untuk mengatasi gejolak pelemahan Rupiah yang sempat menembus level Rp11,000 per US Dollar. Jika dilihat dari nama paket kebijakannya, yakni ‘penyelamatan ekonomi’, maka tujuan akhir dari paket kebijakan tersebut tentunya bukan sekedar untuk mencegah Rupiah agar tidak terperosok lagi, atau untuk mengatasi penurunan bursa saham (IHSG) yang terjadi akhir-akhir ini, melainkan menyelamatkan perekonomian Indonesia secara keseluruhan.…