Mahathir Mohamad Keluar UMNO

Media : INVESTOR DAILY | Wartawan : Happy Amanda Amalia | Selasa, 01 Maret 2016  | 11:30 WIB

KUALA LUMPUR - Mantan Perdana Menteri (PM) Malaysia Mahathir Mohamad me-ngumumkan pengunduran dirinya dari Partai Organisasi Nasional Melayu Bersatu (UMNO), Senin (29/2). Menurut dia, citra partai berkuasa itu sudah merosot menjadi sebuah organisasi yang hanya memiliki tujuan utama melindungi PM Najib Razak dari skandal.
Sementara itu, sudah berbu-lan-bulan lamanya Mahathir menyuarakan penggulingan Najib - yang berada dalam te-kanan atas tuduhan pencurian uang sebanyak miliaran dolar dari perusahaan milik negara dan menerima sumbangan mis-terius dari luar negeri sebesar USS 681 juta.

“Saya ingin meninggalkan UMNO karena ini bukan lagi UMNO. Ini adalah sebuah partai yang didedikasikan untuk melindungi Najib,” ujar Mahathir, flemikian pernyataan yang di-kutip portal berita Malaysiakini. Hal tersebut merujuk pada Partai UMNO yang dipimpinnya saat menjabat sebagai perdana menteri sejak 1998-2003.

Di sisi lain, sekarang ini pihak-pihak berwenang di beberapa negara sedang menyelidiki arus uang yang berpusat pada sebuah perusahaan milik negara yang di-luncurkan Najib, yakni IMalaysia Development Berhad (IMDB).

Bahkan otoritas Swiss me-nyampaikan, pihaknya merasa
yakin uang senilai US$ 4 miliar telah dicuri dari perusahaan negara milik Malaysia itu dan telah membekukan jutaan rekening yang terkait dengan IMDB.

Setelah skandal tersebut mer-ebak, Najib segera memecat jaksa agung Malaysia karena dilaporkan tengah memper-siapkan dakwaan terhadap sang perdana menteri. Najib kemu-dian mengangkat Jaksa Agung baru Mohamad Apandi Ali, yang mampu menghentikan penyelidikan terhadap dirinya di dalam negeri.

Tindakan jaksa agung baru pilihan Najib belum lama ini pun menuai badai protes karena mendadak membebaskan sang perdana menteri terkait dengan asal-muasal donasi senilai US$ 681 juta yang masuk ke dalam rekening pribadinya.

Sepak terjang Najib tak ber-henti samai disitu, dia juga “inenyapu bersih” kabinetnya dari para kritikus dan pemer-

intahannya telah menangkap para pembocor rahasia serta
menutup kantor-kantor media yang melaporkan berita dugaan skandal.

Pekan lalu, pihak berwenang mulai membloldr akscs kc portal berita terkemuka, The Malaysia Insider, setelah mercka mem-beritakan kisah skandal ilu.

Dengan semua permasala-han itu, Mahathir - pemimpin terlama Malaysia yang masih sangat dihrmati dan berpen-garuh - terus menuding Najib melakukan korupsi, melakukan kegiatan kejahatan serta me-nyuap para anggota partai untuk terus mempertahankan dukun-gan mereka dan melindunginya dari tuduhan.

Akan tetapi sebagian besar kampanye yang dilancarkan Mahathir gagal menarik perha-tian para anggota dalam partai berkuasa, yang menurut kalan-gan analis dibangun atas dasar patronase dan politik uang.

Tudingan Munafik

Sementara itu, Najib secara luas dipandang semakin mem-pekuat cengkeramannya pada partai yang kuat dan tidak di-hadapkan pada ancaman nyata penggulingan. Penolakan Mahathir terhadap UMNO juga dipandang hanya memiliki sedikit pengaruh.

“Saya tidak melihat ada ekso-dus massal dari anggota UMNO meski betapa seriusnya tuduhan yang dilemparkan kepada Najib. Ini karena para pemimpin UMNO bergantung pada sumbangan partai untuk bertahan hidup. UMNO telah dikon-solidasikan di belakang Najib,” kata Ong Kian Ming, seorang anggota parlemen oposisi.
Tcrlepas tudingan yang dilancarkan kepada Najib, Mahathir juga dituduh munafik.

Mahathir dituding melemah-kan lembaga pcrad 11 an selama memerintah 22 tahun dengan tangan besi serta menimbulkan suasana represi dengan peme-catan dan memenjarakan wakil perdana menterinya saat itu, Anwar Ibrahim, di 1998, dalam perebutan kekuasaan.

Alhasil, Anwar kemudian harus mendekam di dalam pen-jara selama enam tahun karena kasus sodomi dan korupsi yang dipandang luas sebagai kasus yang mengada-ada. Dia kemudian nienggalang persatuan oposisi menjadi kekuatan ampuh pasca pembebasannya.

Namun tahun lalu, pemerin-tahan Najib kembali memenjarakan Anwar selama lima tahun atas tuduhan kasus sodomi baru, yang mendapat banyak kritikan.

Sebelumnya, pada Februari, UMNO telah menggulingkan putra Mahathir, Mukhriz sebagai kepala menteri negara bagian utara yang dipandang luas sebagai bentuk pembalasan politik terhadap kritikan yang disam-paikan ayahnya terhadap Najib.

Mahathir sendiri sudah ber-henti dari UMNO dalam protes sebelumnya. Lima tahun setelah mundur sukarela pada 2003, dia berhenti di tengah keretakan dengan sang penerus yang dipilihnya sendiri, Perdana Menteri waktu itu Abdullah Ahmad Badawi. Belakangan setelah memimpin UMNO, dukungan yang diper-oleh semakin buruk dan Abdullah akhirnya mengundurkan diri di bawah tekanan. (afp)