PKB Ingin Duetkan Mahfud MD Dengan Jokowi

Post Date :

A PHP Error was encountered

Severity: Warning

Message: mktime() [function.mktime]: It is not safe to rely on the system's timezone settings. You are *required* to use the date.timezone setting or the date_default_timezone_set() function. In case you used any of those methods and you are still getting this warning, you most likely misspelled the timezone identifier. We selected 'Asia/Krasnoyarsk' for 'WIB/7.0/no DST' instead

Filename: models/news.php

Line Number: 233

A PHP Error was encountered

Severity: Warning

Message: date() [function.date]: It is not safe to rely on the system's timezone settings. You are *required* to use the date.timezone setting or the date_default_timezone_set() function. In case you used any of those methods and you are still getting this warning, you most likely misspelled the timezone identifier. We selected 'Asia/Krasnoyarsk' for 'WIB/7.0/no DST' instead

Filename: models/news.php

Line Number: 233

A PHP Error was encountered

Severity: Warning

Message: strtotime() [function.strtotime]: It is not safe to rely on the system's timezone settings. You are *required* to use the date.timezone setting or the date_default_timezone_set() function. In case you used any of those methods and you are still getting this warning, you most likely misspelled the timezone identifier. We selected 'Asia/Krasnoyarsk' for 'WIB/7.0/no DST' instead

Filename: content/read.php

Line Number: 6

A PHP Error was encountered

Severity: Warning

Message: date() [function.date]: It is not safe to rely on the system's timezone settings. You are *required* to use the date.timezone setting or the date_default_timezone_set() function. In case you used any of those methods and you are still getting this warning, you most likely misspelled the timezone identifier. We selected 'Asia/Krasnoyarsk' for 'WIB/7.0/no DST' instead

Filename: content/read.php

Line Number: 6

Jumat, 20 September 2013   | 10:23:38

VIVAnews - Wakil Sekretaris Jenderal Partai Kebangkitan Bangsa Abdul Malik Haramain mengatakan  partainya tengah berkomunikasi secara intensif dengan semua kekuatan politik agar tujuan mengusung calon presiden bisa tercapai. Sementara ini, calon yang bisa diterima oleh partai lain yaitu Mahfud MD.
"Kami optimis Mahfud, dia lumayan akseptable dan bisa diterima parpol lain," kata Malik di Jakarta, Jumat 20 September 2013.
Menurutnya, dilihat dari sisi pengalaman, Mahfud tak kalah dengan Gubernur DKI Jakarta, Joko Widodo yang saat ini elektabilitasnya tak tertandingi di semua survei. Sebab, Jokowi populer di seluruh Indonesia. "Tapi lagi-lagi capres tidak hanya soal popularitas," kata dia.
Malik mengatakan, tak menutup kemungkinan jika partainya akan berkoalisi dengan PDIP. Tapi, Mahfud tetap harus menjadi calon presiden.
"Jokowi bisa menjadi RI 2 (calon wakil presiden) Pak Mahfud. Dia untuk calon presiden, bukan posisi lain," kata dia.
Sampai saat ini, PKB belum memutuskan siapa calon presiden yang akan diusung. Meskipun, sudah ada dua orang yang getol mendekati PKB, yaitu Mahfud MD dan Rhoma Irama.
Menurut Malik, partainya akan memutuskan siapa calon presiden yang akan disungnya setelah pemilu legislatif. PKB, kata Malik, saat ini hanya memiliki satu tujuan: mengusung calon presiden.
"PKB optimis mengusung capres, kita optimis bisa meningkatkan jumlah kursi, tentu saja, bahwa capres mesti harus koalisi," kata Malik.
Meski Malik mengaku tak bisa menafikan, jika mengusung calon presiden, harus berkoalisi dengan partai lain."Itu kondisi objektif, dan akan terjadi di pemilu 2014," ujar dia.
sumber : viva.co.id