PERDANA MENTERI BARU AUSTRALIA Turnbull Janji Benahi Perekonomian

Media : BISNIS INDONESIA | Wartawan : M.G. Noviarizal Fernandez | Rabu, 16 September 2015  | 12:16 WIB

CANBERRA — Perdana Menteri Australia yang baru Malcolm Turnbull menjanjikan segera mengambil sejumlah tindakan cepat untuk mengatasi berbagai isu termasuk menstabilkan arah perekonomian yang sempat goyah.

Partai Liberal yang konservatif mela-kukan pemungutan suara rahasia pada Senin (14/9) untuk menggulingkan Tbny Abbott sebagai pemimpin dan men-dukung TUmbull, seorang multijutawan dan mantan pengusaha teknologi yang sangat populer di mata pemilih.

"Saya optimistis dan' kami akan menetapkan tindakan cepat pada minggu depan yang akan menjamin kemakmuran kita pada tahun-tahun ke mendatang,” kata TUmbull sebelum pelantikannya sebagai Perdana Menteri Australia seperti dikutip Bloomberg dan
Reuters, Selasa (15/9).

Abbott kehilangan dukungan setelah hampir dua tahun memangku jabatan. Hal itu terkonfirmasi dari jajak pen-dapat yang menunjukkan popularitas-nya berada di titik terendah setelah kemerosotan ekonomi Australia yang kehilangan pendapatan sekitar 1,5 triliun dolar Australia pasca-booming pertambangan.

TUmbull sebelumnya telah mendu-duki posisi sayap kanan di partainya karena memiliki pandangan progresif tentang perubahan iklim, pemikahan sesama jenis, dan menjadikan Australia sebagai negara republik.

Kinerja suram Abbott dan keter-gantungan berlebihan terhadap slogan-slogan untuk meraih simpati terhadap kebijakan utamanya, termasuk pen-dekatan keras untuk untuk para pe-ngungsi, akhimya mendorong lawan politiknya di internal partai untuk meng-ajukan TUmbull sebagai pengganti.

Partai Nationals, mitra kecil dalam koalisi konservatif yang berkuasa di bawah pimpinan Partai Liberal, berjanji untuk bekerja sama dengan dengan
Tlimbull. “Sebuah tim kerja yang erat penting untuk mendukung wakil-wakil yang terpllih dalam tubuh Australia,” kata Pemimpin Partai Nasional, sekaligus Wakil Perdana Menteri Warren Thiss. •

DUNIA USAHA

Kepala Eksekutif Kamar Dagang dan lndustri Australia Kate Camell nienyambut baik pelantikan Tlimbull dan berjanji untuk meningkatkan kerja sama antara para pebisnis dengan pemerintah. Dia mendesak Tlimbull untuk melakukan reformasi untuk meningkatkan produktivitas

dan daya saing.

“Kami berharap memiliki periode kepastian dan kemajuan nyata dalam hal reformasi dan yang benar-benar akan membuat kepercayaan bisnis, membantu perekonomian, dan men-ciptakan lebih banyak pekerjaan,” ujar Mike Smith, Kepala Eksekutif Australia & New Zealand Banking Group Ltd.

Innes Willox, CEO Australian Industry Group mengatakan Australia harus lebih kompetitif dalam hal perpajakan. Pergantian kepemimpinan di Australia sebelum masa baktinya selesai telah menjangkiti kedua partai besar.

Pada saat Partai Buruh berkuasa, Kevin Rudd sebagai perdana menteri terpilih dengan mandat yang kuat pada 2007 akhimya digulingkan oleh wakilnya, Julia Gillard pada 2010. Kondisi yang nyaris sama kini dialami Partai
Liberal yang akhimya memaksa Abbot turun dari kursi perdana menteri. E9