Lintas Berita

Dulu Bilang Perizinan Meikarta Aman, Kini Apa Kata Luhut?

Selasa, 16 Oktober 2018

JAKARTA, KOMPAS.com - Menteri Koordinator (Menko) bidang Kemaritiman Luhut Binsar Panjaitan menyayangkan masalah hukum yang terjadi pada proyek Meikarta. "Kalau memang ada masalah ya hukum berlaku. Tapi ini memang kita sayangkan, kok sampai jadi begitu," kata Luhut saat ditemui awak media di Kantor Kemenko Kemaritiman, Jakarta, Selasa (16/10/2018).


Kendati menyayangkan peristiwa yang terjadi, Luhut tetap meminta Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) untuk bertindak sesuai dengan tugasnya dan menjalankan penindakan sesuai undang-undang. "Ya, saya kira biarkan aja diproses hukum berjalan. Tapi proyek itu proyek kan bagus dan bahwa ada masalah teknis seperti di dalam biar diselesaikan secara hukum aja ya," imbuh Luhut.


Terbang ke Singapura, Ma'ruf Amin Temui PM Lee Hsien Loong

Selasa, 16 Oktober 2018

VIVA – Calon Wakil Presiden dengan nomor urut 01 Ma'ruf Amin bertemu Perdana Menteri (PM) Singapura, Lee Hsien Loong, di Istana Singapura, Selasa, 16 Oktober 2018. Ada beberapa persoalan yang dibicarakan dalam pertemuan antara Ma'ruf dengan Lee Hsien.


Pertemuan itu berlangsung sekitar 20 menit Ma'ruf menyampaikan salam Presiden Jokowi. Dan mengharapkan hubungan baik dan kerja sama Indonesia-Singapura.


"Terutama dalam mengatasi persoalan ekstremisme, radikalisme dan perbaikan ekonomi," kata Ma'ruf melalui siaran pers yang diterima VIVA, Selasa 16 Oktober 2018.


Ma'ruf menambahkan negara kawasan Asia Tenggara harus mempunyai hubungan yang harmonis. Ia menyinggung peran kerjasama negara Asia Tenggara agar tak terpengaruh terhadap Amerika…


Wapres Ungkap Alasan Kepala Daerah Tetap Berani Korupsi

Selasa, 16 Oktober 2018

VIVA - Wakil Presiden Jusuf Kalla heran karena kepala-kepala daerah ibarat masih saja tak segan untuk melakukan tindakan yang terkait korupsi.


Pernyataan itu disampaikan menyusul Operasi Tangkap Tangan Komisi Pemberantasan Korupsi yang menjerat Bupati Bekasi Neneng Hasanah Yasin terkait suap perizinan proyek Meikarta.


"Kita prihatin begitu banyak (kepala daerah yang) ditangkap. Tapi itu terjadi terus. Ini sepertinya orang tidak takut kena sanksi (dari tindak pidana korupsi)," ujar JK di Kantor Wakil Presiden, Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Selasa, 16 Oktober 2018.


Menurut JK, KPK hingga saat ini telah menangkap hampir seratus kepala daerah karena melakukan tindakan terkait korupsi. Data resmi KPK…


Andi Arief Curiga Polisi Dipaksa Lakukan Pemanggilan Amien Rais

Rabu, 10 Oktober 2018

VIVA – Wakil Sektretaris Partai Demokrat Andi Arief kembali melontarkan pernyataan panas terkait pemanggilan Amien Rais dalam kasus dugaan penyebaran hoax penganiayaan terhadap Ratna Sarumpaet. Andi tak percaya pemanggilan Amien sebagai murni inisiatif polisi.


Andi menyebut polisi diduga mendapatkan paksaan dalam memanggil Amien.


"Saya merasakan polisi ada paksaan. Siapa yang memaksa tentunya yang punya kewenangan besar mengatur polisi. Ini saat yang dinantikan si pengatur itu," kata Andi dikutip dalam akun Twitternya @AndiArief_, Rabu 10 Oktober 2018.


Ia mengakui memang sulit membuktikan tudingannya soal polisi mendapat perintah dari otoritas yang lebih tinggi untuk memerika Amien. Tapi, kata dia, perasaan rakyat tak bisa…


Fahri Hamzah: Polisi Jangan Terjebak Dukung Keinginan Capres Tertentu

Rabu, 10 Oktober 2018

VIVA – Wakil Ketua DPR Fahri Hamzah merasa heran dengan pemanggilan mantan Ketua MPR Amien Rais ke Polda Metro Jaya dalam kasus hoax aktivis Ratna Sarumpaet. Fahri menilai Amien tidak tahu apa-apa dalam kebohongan Ratna tersebut.


"Pak Amien sebenarnya orang yang diajak doang, dia kan enggak tahu apa-apa. Begitu Pak Prabowo bilang mau jenguk Ibu Ratna, dia diajak. Apa pula ceritanya dia yang dipanggil," kata Fahri di Gedung DPR Senayan, Rabu 10 Oktober 2018.


Fahri pun meminta polisi tidak terjebak dalam keinginan pendukung calon presiden tertentu yang ingin ada kesan kubu Prabowo terlibat dalam penyebaran hoax itu. Menurutnya polisi cukup tangani kasus…


Golkar: Ical Punya Tugas Menangkan Jokowi-Ma'ruf

Selasa, 09 Oktober 2018

REPUBLIKA.CO.ID,  JAKARTA--Sekretaris Jenderal Partai Golkar Lodewjik F Paulus menyebut tidak masuknya Ketua Dewan Pembina Partai Golkar, Aburizal Bakrie, dalam Tim Kampanye Nasional Koalisi Indonesia Kerja bukan berarti beda sikap dalam Pilpres 2019. Menurut Lodewijk, Aburizal memang dikhususkan untuk tugas pemenangan Partai Golkar di Pemilihan Legislatif (Pileg).

"Kita minta untuk itu (fokus Pileg), karena beliau ketokohannya kita butuhkan, dan bukan berarti dia tidak membantu Pak Jokowi. Tetap dia membantu Pak Jokowi. Tapi kan sekali lagi kita bagi tugas," ujar Lodewijk ditemui di Komplek Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (9/10).

Meski demikian, tugas pemenangan Pileg juga sejalan dengan pemenangan Joko Widodo-Ma'ruf…


Viral Video Paspampres Tekuk Jari Warga, Ini Klarifikasinya

Selasa, 09 Oktober 2018

JAKARTA, KOMPAS.com - Sebuah video aksi seorang personel Pasukan Pengamanan Presiden (Paspampres) viral di media sosial, baru-baru ini. Pada bagian awal, video itu menggambarkan masyarakat yang mengerumuni Presiden Jokowi di sela-sela kunjungan kerjanya di Sumatera Utara, Senin (8/10/2018). Tiba-tiba, ada seorang pria mendekati Presiden Jokowi, kemudian mengacungkan jari telunjuk dan jari tengahnya. Kemungkinan, pose itu dilakukan agar dapat difoto oleh rekannya. Salah seorang personel Paspampres yang kebetulan berada dekat pria tersebut dengan sigap mencegahnya. Ia menutup jari pria itu. Namun yang terjadi, pria berkacamata itu malah mengacungkan jari jempolnya.

Klarifikasi Saat dikonfirmasi Kompas.com, personel Paspampres di dalam video itu…


Demokrat: Pilkada DKI Jadi Bukti Lembaga Survei Tak Bisa Dipercaya

Selasa, 09 Oktober 2018

VIVA – Kepala Divisi Advokasi dan Bantuan Hukum Demokrat, Ferdinand Hutahaean mengaku hanya percaya dengan suara rakyat. Ia tak percaya lagi dengan hasil survei lembaga survei berkaca pada Pilkada DKI Jakarta dan Jawa Barat.


"Kami percaya suara rakyat dan kami tak percaya lembaga survei lagi. Pilkada Jakarta dan Pilkada Jabar cukup menjadi bukti bagi kami dan cukup menjadi alasan untuk tidak percaya," kata Ferdinand saat dihubungi, Selasa 9 Oktober 2018.


Ia memastikan koalisinya akan tetap bekerja keras memenangkan Prabowo-Sandi. Karena fakta lapangan selalu menunjukkan acara yang diadakan Prabowo-Sandi selalu lebih ramai. "Dan mendapat sambutan lebih baik dan lebih banyak dibanding acara…


Politikus PDIP Sebut Massa 212 Kawal Amien Rais Berpotensi Gaduh

Selasa, 09 Oktober 2018

VIVA – Massa alumni aksi 212 akan mengawal Ketua Dewan Kehormatan Partai Amanat Nasional (PAN), Amien Rais, saat diperiksa Polda Metro Jaya, Rabu, 10 Oktober 2018. Anggota DPR Fraksi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan Eva Kusuma Sundari menilai kasus Amien seharusnya tak perlu jadi urusan kelompok lain.


"Seharusnya penegakan hukum tidak dipolitisir, biar berjalan tanpa tekanan. Tindakan pribadi, mempertanggung jawabkannya pribadilah," kata Eva, di gedung DPR, Senayan, Jakarta, Selasa 9 Oktober 2018.


Menurut Eva, terseretnya Amien ini karena masalah yang publik juga sudah mengetahuinya. Proses hukum dalam kasus ini juga katanya direspons cepat oleh polisi.


"Proses hukum juga terbuka. Yang paling bagus…


Gubernur Baru NTB Puji Jokowi, Wagub Nyeletuk 'Jokowi 2 Periode'

Rabu, 19 September 2018

akarta - Gubernur Nusa Tenggara Barat (NTB) Zulkieflimansyah mengungkap kedekatan hubungannya dengan Presiden Joko Widodo (Jokowi). Zulkieflimansyah juga bicara sisi positif Jokowi yang punya perhatian besar terhadap kesetaraan pembangunan di wilayah timur Indonesia.

"Sebagai presiden pun, kalau teman-teman melihat, beliau sering ke NTB, bukan hanya bangun relasi yang baik dengan gubernurnya. Tapi belum ada dalam sejarah modern kita ini, ada presiden yang menginap di Pulau Sumbawa," kata Zulkieflimansyah kepada wartawan di Istana Negara, Jakarta, Rabu (19/9/2018).


Zulkieflimansyah, yang baru dilantik bersama Wagub Sitti Rohmi Djalilah, menyebut perhatian Jokowi itu menunjukkan komitmen membangun wilayah Indonesia…