Lintas Berita

Karni Ilyas Jawab Protes Andi Arief, Jelaskan Penugasan Reporter tvOne

Senin, 11 Maret 2019

VIVA – Pemimpin Redaksi tvOne, Karni Ilyas menjawab protes politikus Partai Demokrat, Andi Arief, terkait foto-fotonya yang beredar saat diamankan petugas dalam kasus narkoba. Andi menuding, Karni menggerakkan reporter tvOne ke Bareskim, kemudian menyebarkan foto-fotonya.


Karni pun membantah dan memberikan penjelasan. Ia menyebut, dalam struktur redaksi tvOne, penugasan reporter berasal dari koordinator liputan.


"Maaf Andi Arief, Anda keliru, di TV One bukan saya yg menggerakan reporter, tapi kordinator peliputan. Di atas korlip ada manager dan general manejer baru wapemred," ujar Karni dikutip dari akun Twitternya, @karniilyas.


Dia menambahkan, baru mengetahui peristiwa Andi Arief diamankan pada Senin lalu, 3 Maret 2019.


"Perisitiwa…


Merasa Dihabisi, Andi Arief Protes Keras Karni Ilyas

Senin, 11 Maret 2019

Jakarta - Politikus Partai Demokrat Andi Arief menyampaikan protes kepada pembawa acara program Indonesia Lawyers Club tvOne, Karni Ilyas. Andi merasa dihabisi Karni Ilyas dalam episode 'Andi Arief Terjerat Narkoba: Pukulan Bagi Kubu 02?' ILC.

"Ketimbang bang @karniilyas menghabisi saya secara kejam melalui foto2 yg saya tidak bisa klarifikasi, lebih baik angkat isu Shambar. Persoalan bang Karni menghabisi saya lewat tayangan foto, pada waktunya saya akan melakukan perhitungan," kata Andi lewat akun Twitter, @AndiArief__, Minggu (10/3/2019).


Episode yang membahas kasus narkoba Andi itu tayang pada Selasa (5/3). Andi menyebut foto-foto yang disebarkan Karni Ilyas terkesan sangat menyudutkan. Ia pun…


BPN Klaim Prabowo Unggul di Survei Internal, TKN: Siapa Percaya?

Senin, 11 Maret 2019

Jakarta - Tim Kampanye Nasional (TKN) Joko Widodo-Ma'ruf menilai klaim Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo Subianto-Sandiaga Uno soal Prabowo unggul di survei internal hanya untuk menghibur diri sendiri. TKN percaya pada lembaga survei yang masih mengunggulkan pasangan nomor urut 01 ini.

"Menurut saya itu kan untuk menghibur diri sendiri. Silakan aja mereka punya survei internal. Tapi banyak sekali lembaga lembaga survei yang memiliki kredibilitas yang menyatakan kami semua menang di atas selisih 20 persen," kata juru bicara TKN Ace Hasan Syadzily di gedung DPR, Senayan, Jakarta, Senin (11/3/2019).

"Jadi saya kira silakan sajalah kalau untuk menghibur diri…


BNN Dorong Pengguna Narkoba Direhabilitasi, Tak Hanya Figur Publik

Jumat, 08 Maret 2019

VIVA – Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN) Komisaris Jenderal Polisi Heru Winarko menganggap kasus narkoba yang menjerat politikus Partai Demokrat Andi Arief dapat lebih menyadarkan publik akan pentingnya rehabilitasi bagi pengguna narkoba.


BNN mendorong para pengguna narkoba, tak hanya dari kalangan public figure, tapi juga masyarakat umum, untuk mendapatkan assessment guna menjalani rehabilitasi.







Prabowo Buka Baju Sapa Pendukung, BPN: Tak Ada Setting, Itu Otentik

Jumat, 08 Maret 2019

Jakarta - Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo Subianto-Sandiaga Uno membela aksi Prabowo yang membuka kemeja safari dan melemparkannya ke pendukung di Subang. Juru bicara BPN, Jansen Sitindaon, menyebut tidak ada setting dalam aksi Prabowo itu.

"Saya sih melihatnya itu bentuk penghargaan dan rasa sayang Pak Prabowo ke para pendukungnya ya. Yang sudah rela terus menunggu beliau di tengah guyuran hujan," kata Jansen, Jumat (8/3/2019).


Melihat ribuan massa yang terus mengejar dan mengiringi mobilnya dengan basah kuyup, Prabowo yang juga ikut kehujanan, disebut Jansen merasa terharu langsung membuka bajunya untuk diberikan kepada pendukung. Karena itu, dia menyebut sikap Prabowo…


Ma'ruf Amin Bicara Soal KIS dan Kelanjutan Program SBY

Jumat, 08 Maret 2019

Jakarta - Cawapres Ma'ruf Amin berbicara soal apa yang akan dikerjakannya bersama capres petahana Joko Widodo (Jokowi) andai menang Pilpres 2019. Ma'ruf Amin mengatakan akan memperbesar dan memaksimalkan apa yang telah dikerjakan Presiden Jokowi-Wapres Jusuf Kalla (JK).

"Prinsip yang ingin saya bawa bahwa apa yang akan kami buat itu melanjutkan apa yang sudah dilakukan oleh Jokowi-JK. Nah Jokowi-JK ini saya anggap sebagai sudah meletakkan milestone-nya, sedangkan yang akan kami lakukan adalah maximize utility, memaksimalkan, memperbesar, istilah kiainya itu memperbesar maslahat," kata Ma'ruf saat menerima komunitas artis di kediamannya, Jalan Situbondo, Menteng, Jakarta Pusat, Jumat (8/3/2019).


Ma'ruf mengatakan…


Rachlan Nasidik: Kita Berutang Budi Pada Andi Arief

Rabu, 06 Maret 2019

VIVA – Wasekjen Partai Demokrat Rachland Nasidik mengaku partainya berutang budi pada Andi Arief. Menurutnya, Andi adalah sosok yang cerdas, berani dan bisa melihat masalah dengan detil.


"Kita berutang budi pada Andi Arief. Andi adalah kader kebanggaan Partai Demokrat. Ia adalah seorang yang cerdas, tak mengenal takut, mampu melihat masalah dengan detil, dan sering membuat kaget karena mampu melihat banyak hal yang tak dilihat orang lain. Kami bahkan menyebut Andi sebagai indigo politik," ujarnya saat berbicara di acara Indonesia Lawyers Club atau ILC di tvOne, Selasa, 5 Maret 2019. 



Program Kartu Pra Kerja Jokowi Dinilai Bebani Keuangan Negara

Rabu, 06 Maret 2019

VIVA – Juru bicara Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandi, Moh Nizar Zahro, mengkritik program Kartu Pra Kerja yang diluncurkan capres inkumben Joko Widodo.


Nizar mengatakan, program Kartu Pra Kerja akan membebani keuangan negara. Sebab, pemegang kartu tersebut tetap digaji meski belum mendapatkan pekerjaan.


"Untuk gaji guru saja kita hutang, masa Pak Jokowi mau tambah hutang baru untuk gaji pengangguran? Program ini nantinya akan membebani keuangan negara," ucap Nizar dalam keterangannya, Selasa, 5 Maret 2019.


"Data Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) menurut BPS adalah 7 juta jiwa. Kalau Jokowi mau kasih gaji Rp1 juta per orang, maka akan butuh biaya Rp7 triliun," kata Nizar…


Tokoh Yogya Desak Pengusutan WNA Masuk DPT Pemilu 2019 di DIY

Rabu, 06 Maret 2019

Yogyakarta - Bawaslu DIY mencatat ada 10 Warga Negara Asing (WNA) tertera di Daftar Pemilih Tetap (DPT) di Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY). Salah satu tokoh Yogyakarta, Syukri Fadholi, meminta temuan ini diusut.

"Polisi harus turun tangan," ujar Syukri kepada wartawan di sela-sela menghadiri deklarasi Pemilu damai bersama Laskar Harokah Islamiyah di Pendopo Kandang Macan Yogyakarta, Rabu (6/3/2019).

Wakil Wali Kota Yogyakarta 2001-2006 ini menegaskan, apapun alasanya WNA tidak boleh tertera di DPT. Pemerintah, aparat kepolisian dan penyelenggara Pemilu harus mengusutnya. "Kalau enggak ya namanya kecurangan kan itu ya," tegasnya.


Menurutnya, temuan 10 WNA masuk DPT di DIY merupakan…


KASN: Lebih dari 300 ASN Ditindak karena Pelanggaran Netralitas Pemilu

Rabu, 06 Maret 2019

Jakarta - Komisi ASN (KASN) mengungkap ratusan ASN telah ditindak karena melakukan pelanggaran netralitas terkait pemilu. Sanksi yang diberikan dikelompokkan menjadi 3 kategori, ringan hingga berat berupa pemberhentian.

"Sudah ratusan (yang ditindak) kalau nggak salah lebih dari 300 yang pelanggaran netralitas, khususnya netralitas politik. Ini yang paling berat itu dikategorikan sanksinya dalam tiga, ada yang ringan," kata Ketua KASN Sofian Effendi usai diskusi terkait netralitas ASN di Hotel Sari Pacific, Jakarta Pusat, Rabu (6/3/2019).


"Pelanggaran moderat itu sanksinya adalah penundaan kenaikan pangkat, kenaikan gaji. Yang paling berat itu sanksinya sampe pemberhentian, dalam sekian ratus itu pernah sekretaris KPUD…