KPK Bakal Geledah Ruangan Menag yang Disegel Terkait OTT Rommy

Post Date : Senin, 18 Maret 2019   | 07:46:00

Jakarta - KPK bakal memeriksa isi ruangan Menteri Agama (Menag) Lukman Hakim Saifuddin. Ruang kerja Menag disegel terkait operasi tangkap tangan eks Ketum PPP Romahurmuziy (Rommy).

"Ya nanti segera setelah kita lakukan pemeriksaan, kita lakukan (buka segel). Insyaallah hari ini yang kemarin yang kita segel itu kita periksa. Saya nggak tahu yang disegel itu mana saja, itu teman-teman penyelidik yang lebih tahu," ujar Ketua KPK Agus Rahardjo di kantor Ombudsman, Jl HR Rasuna Said, Jakarta Selatan, Senin (18/3/2019).

Menag Lukman Hakim sebelumnya berjanji kooperatif dengan KPK terkait pengusutan kasus dugaan suap jual-beli jabatan di Kemenag. Lukman Hakim juga berharap ruangan yang disegel KPK bisa segera difungsikan kembali.

"Harapan saya dan kita semua proses ini bisa segera dituntaskan secepat mungkin. Jadi mudah-mudahan besok atau hari Senin itu sudah bisa dilakukan proses tindak lanjut di penyegelan sehingga kemudian ruang-ruang yang ada bisa difungsikan kembali sehingga tidak terlalu mengganggu ritme pekerjaan kami di Kemenag," ujar Menag, Sabtu (16/3).

KPK menyegel ruang kerja Menag Lukman Hakim dan ruang Sekjen Kemenag M Nur Kholis Setiawan. Kedua ruangan itu disegel karena diduga menyimpan bukti dalam kasus dugaan suap anggota DPR yang juga eks Ketum PPP Romahurmuziy (Rommy).

"(Disegel) karena tim penyidik dan penyelidik menduga di dalam situ ada bukti-bukti yang bisa mendukung ungkap kasus secara tuntas," ujar Wakil Ketua KPK Laode M Syarif dalam jumpa pers di gedung KPK.

Romahurmuziy ditetapkan sebagai tersangka penerima suap total Rp 300 juta. Diduga Romahurmuziy membantu seleksi jabatan Kepala Kantor Kemenag Kabupaten Gresik Muhammad Muafaq Wirahadi dan Kepala Kantor Wilayah Kemenag Jawa Timur Haris Hasanuddin.

Muafaq dan Haris juga ditetapkanKPK sebagai tersangka.Muafaq diduga memberi duit Rp 50 juta pada Jumat (15/3) keRommy, sedangkan Haris diduga menyetor duit Rp 250 juta keRommy pada 6 Februari 2019.

 

sumber: detik.com